DI BATAS LOGIKA (Dia Mendekatiku); Antologi Baru Aulia Manaf tentang Logika yang Berantakan

 

Setelah dua antologi kisah nyata sebelumnya yang saya tulis bersama penulis kontributor, tahun ini saya mengajak kembali beberapa penulis baru untuk menulis bareng. Event tersebut saya sebut 'Markinul' (Mari kita nulis). Antologi sebelumnya adalah Unboxing Soulmate (Kisah nyata bertemu orang yang salah) dan yang kedua Tak Kenal Maka Tak Sesal (Kumpulan penyesalan berbuah kesadaran). Klik untuk info lengkapnya tentang penulisan buku berkonsep writerpreneur .

Buku antologi Aulia Manaf


Alasan menulis Di Batas Logika (Dia mendekatiku)

            Kalau ditanya kenapa menulis buku ini, ya karena saya suka mengajak beberapa penulis baru yang belum pede menulis, akhirnya bisa berani menuliskan kisahnya. Saya bilang anggap saja seperti nulis di buku diary, padahal menulis kisah nyata tentu saja tidak semudah itu. Tentu saja tetap ada riset, mengingat-ingat lagi peristiwa yang sudah lampau, dan menggali lagi perasaan-perasaan yang pernah ada. Ini memang tidak mudah. Tapi alhamdulillah saya bisa meyakinkan teman-teman baru (khususnya yang baru pertama kali menulis cerpen), bahwa kalau kita mau pasti ada jalan dan diberikan kemudahan, sebab kita punya niat baik berbagi inspirasi buat pembaca. Syukur-syukur ada sekelumit hikmah yang bisa dipetik.

                                    

Cover antologi Di Batas Logika (Dia mendekatiku)

Proses penyusunan buku ini

            Proses penyusunan buku ini, bisa dibilang memakan waktu lama dibanding dengan dua buku saya sebelumnya. Moment Ramadhan pada pertengahan April tahun ini menjadi moment yang spesial bagi saya, sebab saat itu bersamaan dengan saya umumkan event Markinul (Mari kita nulis) bareng. Kenapa spesial karena menulis adalah satu kegiatan positif yang bisa berbuah inspiratif. Di satu sisi memanfaatkan waktu yang bertujuan untuk berbagi kisah kepada pembaca. Di sisi lain, melatih keberanian untuk menyuarakan suatu pesan kepada khalayak yang lebih luas. Dan sekarang di pertengahan bulan Agustus sudah memasuki masa prapesan buku antologi Di Batas Logika (Dia mendekatiku). Jadi genap sekitar 4 bulan sampai persiapan cetak di penerbit Jagat Litera (Malang).  

                            

Foto: Flyer promo Event Markinul 

            Apakah ada kendala yang terjadi? Tentu saja ada beberapa kendala yang alhamdulillah bisa saya selesaikan dengan baik. Yang pertama tentang tema. Intinya, tema yang saya angkat adalah tentang logika yang berantakan, suatu peristiwa yang tidak masuk akal, dan pikiran kita rasanya tak bisa menerima. Nah, disitulah pasti ada konflik yang akan terjadi. Kemarahan, dilema atau sakit hati yang parah.

                                            


            Selain itu ada juga satu penulis yang ternyata mengirim naskah masih dalam bentuk tulisan tangannya. Ini membuat saya sedikit kaget dan ini yang menjadi salah satu sebab penyusunan buku ini memakan waktu lumayan lama. Tentu saja saya mengetikkan kembali naskah itu dalam file word. Melihat kesungguhan para penulis untuk gabung dalam antologi ini, tentu membuat saya terus bersemangat untuk mewujudka buku ini. Ada 17 penulis yang bergabung dalam buku yang berkonsep writerpreneur ini. Yang unik, faktanya ada beragam profesi yang berkontribusi, mulai dari ibu rumah tangga, pedagang, influencer, penyiar radio sampai yang paling muda adalah pelajar kelas 1 SMP. Bisa dibayangkan betapa beragam tema yang diangkat mereka.

Harapan-harapan tentang buku ini      

Yup, jutaan peristiwa tiap detik membuat kita merenung sejenak, sedekat apa kita dengan sutradara kehidupan ini? Sehingga kita bisa berharap diberikan peran yang baik dan mendapat ending terbaik. Setelah baca buku ini, semoga menjadi manusia yang lebih baik dari sebelumnya.  

Tentu saja masih banyak cerita yang lebih parah dari parade tulisan disini. Tapi paling tidak kita tahu bahwa kita tidak sendiri. Bukan kita saja yang punya salah, terluka, tapi masih banyak orang-orang disana yang sama-sama berjuang menerima diri dengan lapang hati.

Oke, selamat membaca tumpukan logika yang berantakan! Ohya, jangan lupa ikutan Giveaway ya, untuk mendapatkan hadiah buku ini gratis. Jangan lupa follow akun instagram @dibataslogika untuk mendapatkan info menarik seputar buku ini dan info lainnya seputar tips penulisan. 

                        

GIVEAWAY 

         Okey, share postingan ini ya biar banyak yang ikutan Giveaway. Good luck, Dear!

 

 

           

 

 

 

 

 

 

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.